Diduga Pengadaan Lampu Jalan Desa Suka Rami Air Nipis Mark-up Harga

BENGKULU SELATAN
KOMPASNEWS.CO.ID
Pemerintah Desa Suka Rami, kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, melalui musyawarah desa telah sepakat bersama masyarakat desa pada tahun 2023 salah satunya menganggarkan Dana Desa untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan lampu jalan desa yang sangat di butuhkan masyarakat. Mengingat jalan-jalan desa masih banyak yang gelap gulita sehingga mayoritas masyarakat tidak berani keluar rumah pada malam hari.

Namun lampu jalan desa yang sudah terpasang dari harga satuan seperti,”panel tenaga surya, lampu, dan tiang diduga mark-up dan bahan yang digunakan asal-asalan atau bukan bahan yang berkualitas .Sehinga terkesan semberonoh dan terindikasi asal jadi.

Dari pantauan dilapangan sangat tidak masuk akal dan diluar akal sehat jika keterangan TPK pada hari Rabu 21 Juni 2023 untuk pembelanjaan tersebut menghabiskan Anggaran Rp. 7.500.000,- untuk satu titik lampu jalan.Bahkan selaku TPK Desa Suka Rami kurang memahai spek dari lampu tenaga surya tersebut.

Kami awak media kompasnews.co.id sebelum ketemu TPK sempat wawancara dengan bidang perencanaan desa suka rami.

“Direncanakan pemasangan lampu jalan ada 22 titik pemasangan, masalah anggaran per titik dikirakan mencapai Rp 7.500.000, tapi kalau pelaksanaanya saya kurang tau karena sebatas RKP dan tidak tau jumlah anggaranya”, ujar Kasi Perencanaan Desa Suka Rami.

Sementara TPK Desa Suka Rami Ari, saat di konfirmasi awak media di kantor desa mengungkapkan
“Kami betul pasang lampu jalan tenaga surya dengan jumlah 22 titik dan biaya pertitik Rp. 7.500.000 dan itu sudah selesai di pasang dan dibayar” Ujar Ari TPK Desa Suka Rami.

Aktivis media bhayangkara Anton angkat bicara
“Diduga lampu jalan tenaga surya yang terpasang di desa suka Rami ini dengan anggaran yang pantastis , sebesar Rp. 7.500.000,- kuat dugaan Mark-up untuk anggran ini,”siapa pengadaan mulai dari tiang,lampu serta panel, kita bisa hitung sebenarnya berapa besaran biaya tersebut.dari kualitas panel tenaga surya, lampunya dan besi sebagai tiang itu tidak mungkin menghabiskan anggaran sebesar itu. Ini jelas pembodohan kepada masyarakat dan sudah cendrung menarik keuntungan yang sangat tinggi dan memperkaya diri sendiri dan orang lain apabila dugaan ini benar, kata Anton .

Diduga penggelembungan anggaran dan ada dugaan indikasi kerjasama untuk mencari keuntungan besar antara pemdes suka rami dan toko untuk pengadaan barang, Kata Anton dengan tegas.

“saya akan kawal dan ikuti proses ini sampai ada pemeriksaan dari inspiktorat dan jika ditemukan ada unsur tidak pidana ada kemungkinan akan kami laporkan ketipikor polres Bengkulu Selatan, Tutup Anton.

(Tanto JKD)

You might also like