Dihadapan Kader Posyandu Bupati Tapsel Jelaskan Cara Turunkan Angka Stunting

Daerah
Dilihat 114

Tapanuli Selatan Kompasnews -Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu memaparkan cara penurunan angka stunting di Tapsel dalam kunjungan acara pelatihan Refres kader Posyandu Kec. Batangtoru dan Kec.Muara Batangtoru di Sopo Daganak Desa Napa Kec. Batangtoru, Senin, (8/5).Bupati mengatakan, kala itu, Pemkab Tapsel hendak menerima penghargaan dari Ombudsman RI, bahwa pelayanan publik yang dilakukan mendapatkan kategori hijau (tinggi).

Namun, ketika pesan Whatsup (WA) masuk dan disebut bahwa jumlah anak stunting di Tapsel paling tinggi, seketika itu Dolly bercerita bahwa semangat memerima penghargaan hilang berganti dengan memeras otak agar segera stunting ini menurun.Namun, langkah yang diambil katanya, pihaknya segera memanggil seluruh kepala desa bahwa di Tapsel ada anak yang mengalami stuntung.

Lalu, nama anak dan alamatnya di data agar bisa dipantau terus menerus.Kemudian didorong agar pertumbuhan berat, tinggi anakdan perkembangan otaknya semakin baik dengan intervensi makanan tambahan dan susu serta Biskuit.Kemudian upaya selanjutnya katanya ialah dengan mendorong orang tua anak agar terus mau memeriksakan kesehatan anak secara berkala ke Posyandu, ” Alhamdulillah setelah 4 bulan angka stunting di Tapsel menurun 47%,” ujar Dolly.

Keberhasilan penurunan stunting ini sambungnya, tengah menuai kritikan dari sebagian orang, ” Ada yang bilang cara kami sulap dan manipulasi data,” sebutnya.

Namun, yang bisa disampaikan katanya, pantauan hari kehari seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab intervensi kesehatan, ” Mudah-mudahan stunting di Tapsel semakin menurun, Amin,” pungkas Dolly.

Reporter (Zulherman) Sumber: Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tapanuli Selatan

You might also like