Polisi Periksa Lima Orang Saksi Dalam Pelparan Bom Molotov Kediaman Wartawan.

Daerah
Dilihat 280

KompasNews.Co.Id I Pangkalan Brandan
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan SH.MH mengatakan, pihaknya telah memeriksa lima saksi terkait pelemparan bom molotov di kediaman Joko Purnomo wartawan Kompas news.Co.Id berada di Gang Mushollah Tangkahan Lagan Kelurahaan Alurdua Baru Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat Sumatra Utara.

“Sementara ini kami dapat keterangan saksi 5 orang terdiri dari korban Joko Purnomo bersama istrinya Virda Br Panggabean dan tiga orang saksi warga tetangga, Ip (55) dan Ki (35) dan satu orang warga luar kediaman korban, Md,” ucap AKP Amrizal Hasibuan SH.MH di Mapolsek Pangkalan Brandan baru-baru ini.

Berdasarkan keterangan saksi, pelemparan bom molotov terjadi Jum’at 11/04/2025 sekira pukul 01.45 WIB dinihari.

Diduga terdapat dua pelaku eksekutor, Ms-cs (42) yang melakukan aksi Bom Molotov menaiki mobil Toyota Avanza hitam nopol B.

Kedua pelaku pura-pura bertanya dimana keberadaan gang kolam.

“Dimana Gang kolam bang?? Sembari berjalan mobil yang dikendarai pelaku langsung arah keluar gang sebelum masuk dan berputar dari tanah lapang volly sebelah rumah korban,” ujar Joko Purnomo.

Ia mengatakan, seorang saksi yang merupakan istri korban dua orang pelaku menaiki mobil Avanza hitam bernopol plat B.

“Pria yang membawa mobil Toyota Avanza hitam berbadan kecil dan berkulit hitam begitu juga ciri khas yang menemani sopir tersebut. Dua-dua didalam mobil Avanza hitam berbadan kecil berkulit hitam,” pungkasnya.

Pada pagi harinya, pihak keluarga korban menemukan pecahan botol berbau bahan bakar minyak (BBM) di tempat kejadian perkara (TKP) dan kaca jendela kediaman korban berikut kain Gorden kamar anak korban.

Pihak kepolisian Polsek Pangkalan Brandan masih mengusut dan mencari keberadaan Pelaku Pelemparan Bom Molotov kediaman wartawan Kompas news.Co.Id Joko Purnomo, sebelumnya mengamankan beberapa barang bukti seperti pecahan kaca botol sirup Kurnia Bom Molotov yang ditemukan di TKP oleh Tim Reskrim Polsek Pangkalan Brandan ikut menyelidiki kasus ini.

“Secara detail anggota kami di lapangan akan menggali info dan akan jauh lebih komprehensif. Semua motif kami kaji demi terungkapnya proses hukum,” ujar Kanitres Polsek Pangkalan Brandan, IPDA Heri Lolom Opung Sugu kepada Kompas news.Co.Id. (jok)

You might also like