Pontianak,Kalbar — Warga Gang Famili RT.04 RW.24, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat, menolak pembangunan PT. Tandotama (Kimia) di sekitar lingkungan mereka. Penolakan ini disampaikan langsung oleh beberapa warga kepada media pada Senin, 13 Oktober 2025.
Mereka menyatakan bahwa pembangunan PT. Tandotama dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Asap yang dihasilkan oleh pabrik tersebut dikhawatirkan akan mencemari udara dan air minum warga. Apalagi, banyak warga yang masih menggunakan air hujan sebagai sumber air minum sehari-hari.

Selain itu, warga juga khawatir limbah yang dihasilkan oleh PT. Tandotama dapat mencemari parit-parit yang digunakan sebagai tempat mandi dan mencuci. “Kami sangat keberatan dengan adanya pembangunan PT. Tandotama, sebab dengan pembangunan itu kami sebagai warga mendapatkan dampaknya,” ungkap salah satu warga.
Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi mereka dan membatalkan rencana pembangunan PT. Tandotama di sekitar lingkungan mereka. Mereka juga berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan warga.
Pembangunan PT. Tandotama ini memang telah menjadi sorotan warga sekitar karena potensi dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah dapat melakukan kajian yang lebih mendalam tentang dampak lingkungan yang mungkin terjadi.
Warga Gang Famili menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal dan memantau perkembangan pembangunan PT. Tandotama ini. Mereka tidak akan tinggal diam jika pembangunan tersebut dapat membahayakan lingkungan dan kesejahteraan mereka.
Dalam kesempatan ini, warga juga mengajak pemerintah untuk lebih mendengarkan aspirasi dan kebutuhan warga sekitar. Dengan demikian, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi semua pihak dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.( Red/Alfian).













