Balai Al Mukmin Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Penuh Khidmat

Daerah
Dilihat 242

Lhokseumawe Kompasnews.co.id – Pengajian Balai Al Mukmin, Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, kota Lhokseumawe, malam ini Minggu (19/10/2025) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan suasana penuh hikmah dan kekhidmatan. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ustaz Yusnadi, selaku pimpinan Balai Al Mukmin sekaligus ketua panitia Maulid.

Dalam sambutannya, Ustaz Yusnadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan wali murid serta anak-anak pengajian yang dengan semangat turut mensukseskan acara Maulid tersebut.

“Dengan adanya dukungan wali murid dan anak-anak pengajian, insya Allah malam ini tercapai cita-cita. Mudah-mudahan ke depan lebih meriah lagi,” ujar Ustaz Yusnadi.

Beliau juga menegaskan bahwa peringatan Maulid ini menjadi agenda tahunan Balai Al Mukmin sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Setiap tahun insya Allah kami adakan Maulid Nabi besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,” tambahnya.

Ustaz Yusnadi yang dikenal lembut dalam mendidik santri, telah banyak melahirkan murid-murid berprestasi. Beberapa di antaranya bahkan menimba ilmu ke luar daerah hingga ke Mesir dan Jember.

Acara Maulid malam itu ditutup dengan pembacaan selawat, ceramah agama, serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh jamaah.

Meneladani Ketulusan Ustaz Yusnadi di Balai Al Mukmin

Di tengah hiruk pikuk zaman modern, masih ada sosok sederhana yang mengabdikan hidupnya untuk membimbing generasi muda dalam cahaya Islam. Sosok itu adalah Ustaz Yusnadi, pimpinan Balai Al Mukmin, yang dengan kelembutan dan ketulusan mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak di Gampongnya.

Setiap tahun, beliau tidak pernah absen menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW, bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebagai sarana menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah. Di balik kesederhanaannya, Ustaz Yusnadi menumbuhkan semangat belajar dan berakhlak mulia.

Bukti keberhasilannya terlihat dari para murid yang kini menimba ilmu hingga ke Mesir dan berbagai daerah lain. Semua itu berawal dari kesabaran dan ketekunan beliau mengajarkan “satu kata demi satu kata”, dengan kasih sayang dan adab yang mendalam.

Semoga teladan Ustaz Yusnadi menjadi inspirasi bagi para pendidik lain, bahwa ketulusan dan kesabaran adalah kunci keberhasilan dalam mendidik generasi penerus Islam. (Muslim)

You might also like