Kompas news co, id
Halmahera selatan
Kapal motor (KM )Intim Teratai yang bertolak menuju Kota Ternate dilaporkan karam di perairan Desa Sabalei, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (17/2/2026). Insiden terjadi setelah kondisi cuaca mendadak berubah ekstrem saat kapal memasuki wilayah Pulau Makian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat bertolak dari pelabuhan asal, kondisi cuaca terpantau baik dan gelombang relatif tenang. Namun, ketika kapal mendekati perairan Pulau Makian, angin kencang dan ombak tinggi tiba-tiba menerjang badan kapal.

Kapten kapal disebut mengambil langkah cepat dengan memutar haluan dan mencoba mencari jalur aman lewat perairan dalam untuk menghindari gelombang tinggi.
Keputusan tersebut diambil demi keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Namun derasnya angin dan kuatnya arus membuat kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya karam di sekitar perairan Desa Sabalei. Sejumlah penumpang dilaporkan sempat panik sebelum akhirnya mendapat bantuan dari warga dan tim gabungan yang tiba di lokasi.
Sebanyak 34 personel gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, dan unsur terkait lainnya langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan dilakukan dengan menggunakan perahu nelayan dan armada bantuan lainnya.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski beberapa di antaranya mengalami syok ringan akibat kejadian tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pendataan jumlah penumpang serta menyelidiki penyebab pasti insiden karamnya kapal.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan operator transportasi laut agar lebih memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar, mengingat cuaca ekstrem dapat berubah secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Maluku Utara.
Penulis : abubakar, s
Editor ; Redaksi













