Kompasnews.com | Halsel – Kondisi Pelabuhan Pasar Baru Babang, Halmahera Selatan, saat ini sangat memprihatinkan. Lampu jalan yang mati dan akses jalan masuk yang hancur menjadi keluhan utama masyarakat yang menggunakan pelabuhan tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Ketidaknyamanan ini dirasakan semakin parah, terutama pada malam hari, ketika penerangan yang minim membuat suasana pelabuhan menjadi gelap dan rawan.
Minimnya pencahayaan akibat lampu jalan yang mati telah menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan di kawasan pelabuhan. Warga merasa waswas melakukan aktivitas di malam hari karena situasi gelap dapat membuka peluang terjadinya tindakan kriminal. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengguna pelabuhan, tetapi juga merusak citra pelayanan publik di wilayah tersebut.

Selain itu, akses jalan masuk yang rusak parah turut menambah penderitaan masyarakat. Kendaraan yang hendak menuju pelabuhan kesulitan melintas karena kondisi jalan yang berlubang dan tidak terawat. Hal ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan transportasi di sekitar pelabuhan yang menjadi salah satu jalur penghubung penting di Kecamatan Bacan Timur.
Ironisnya, Dinas Perhubungan yang bertanggung jawab terhadap fasilitas dan infrastruktur pelabuhan, dinilai masyarakat hanya berdiam diri tanpa ada tindakan nyata. Ketiadaan respons dari instansi terkait dianggap sebagai bentuk kelalaian dan ketidakpedulian terhadap kebutuhan publik, khususnya dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan fasilitas umum seperti pelabuhan.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan, segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi Pelabuhan Pasar Baru Babang. Perbaikan lampu jalan dan akses masuk sangat mendesak demi menjamin keamanan, kenyamanan, serta mendukung kelancaran roda perekonomian daerah. Sudah saatnya pemerintah menunjukkan komitmen serius dalam membenahi infrastruktur publik yang vital bagi kehidupan masyarakat.
(Abubakar S)













