P2NAPAS Pertanyakan Pekerjaan Pembangunan Ruang Laboratorium SMPN 4 Dua Koto Diduga Tidak Sesuai Volume Pekerjaan.

Daerah
Dilihat 262

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman LSM P2NAPAS Ahmad Husein, Pertanyakan Pekerjaan Swakelola Pembangunan Ruang Laboratorium beserta perabotnya di SMPN 4 Dua koto Kabupaten Pasaman pasalnya Pelaksanaan Kegiatan tersebut Tidak Sesuai Volume pekerjaan sebesar Jutaan rupiah.

‘Ya. Kami tengah mempertanyakan Pembangunan Labor dan perabotannya tersebut karena tidak Sesuai Volume pekerjaan dan terindikasi merugikan keuangan daerah’ Katanya

Diketahui Pelaksanaan kegiatan tersebut dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Sekolah P2S secara Swakelola berdasarkan surat perjanjian Nomor 02/SP/Dak-Smp/Sarpras/Disdik-pas/2023 tanggal 7 Juni 2023. Dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 629.229.167,00. Waktu pelaksanaan selama 172 hari terhitung sejak tanggal 7 Juni 2023 SD 26 November 2023.

Pekerjaan tersebut dinyatakan selesai dan diserahterimakan melalui BAST Nomor 21/BASTP/DAK-SMP/2023 Tanggal 29 Desember 2023 dan telah dibayarkan lunas terakhir dengan SP2D Nomor 08.05/000426/LSM,/1.01.0.00.01.000/p.04/11/2023 tanggal 30 November 2023.

Hasil Reviu terhadap dokumen pertanggungjawaban kegiatan yang meliputi Dokumen Kontrak, addendum kontrak, dokumen pembayaran,bacup data final Quantity dan hasil pemeriksaan fisik bersama PPK dan PPTK dan P2 tanggal 20 February 2024 menunjukkan terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 10.895.205,83 dengan perhitungan sebagai berikut;

Terkait Kekurangan volume pekerjaan tersebut kepala sekolah SMPN 04 Dua Koto Kabupaten Pasaman Irmailis S.Pd mengatakan kepada awak media bahwa kekurangan volume pekerjaan tersebut telah dikembalikan ke kas daerah namun kepsek tidak menjelaskan berapa nilai kekurangan volume tersebut.

“Suratnya sudah saya baca, itu benar adanya pak oloan, dan dalam suatu pekerjaan kata orang BPK itu masih dlm batas kewajaran/ eror dlm pekerjaan. Tetapi sebelum LHP BPK turun kekurangan Volume itu sudah kami bayar ke negara/BPD. Trims,”

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Sukardi ketika dihubungi awak media, belum menjawab pertanyaan awak media.

Oloan Harahap

You might also like