Pedagang Udang Kelong, Udang Loncat Laris Habis Disikat Konsumen

Daerah
Dilihat 342

Lhokseumawe Kompasnews.co.id – Para pedagang udang di pasar tradisional kota Lhokseumawe tengah merasakan lonjakan permintaan yang diserbu pembeli. Udang kelong, udang loncat, hingga udang vaname ludes diserbu konsumen. Kenaikan harga yang cukup drastis tidak menyurutkan minat pembeli, sehingga para pedagang meraup keuntungan lebih besar dibanding hari-hari biasanya.

Seorang pedagang udang vaname Ahmad, yang ditemui media ini menuturkan bahwa hari ini seluruh dagangannya habis terjual.
“Saya sangat bahagia sekali. Kalau saja setiap hari seperti ini, tentu keuntungan saya akan lebih besar,” ujarnya dengan penuh semangat, pada hari Jumat (28/2/2025).

Senada dengan itu, Nurdin, seorang pedagang udang kelong, juga mengungkapkan bahwa harga udang hari ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi. “Biasanya kami menjual udang kelong sekitar Rp80.000 per kilogram, tapi hari ini harganya naik menjadi Rp100.000 per kilogram,” katanya.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada udang kelong. Udang loncat yang biasanya dijual dengan harga Rp50.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp75.000 per kilogram. Sementara itu, udang vaname yang biasanya dihargai Rp50.000 per kilogram hari ini mencapai Rp70.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini diduga akibat meningkatnya permintaan konsumen, terutama menjelang akhir bulan. Banyak masyarakat mulai berbelanja untuk persiapan acara keluarga atau sekadar menambah stok makanan di rumah. Di sisi lain, pasokan udang di pasar juga mengalami penurunan, yang turut menyebabkan harga naik.

Para pedagang berharap tren ini terus berlanjut agar mereka bisa memperoleh keuntungan lebih besar. “Mudah-mudahan penjualan tetap stabil dan harga tetap menguntungkan bagi kami,” tambah Ahmad.

Dengan situasi pasar yang terus berubah, baik pedagang maupun konsumen diharapkan bisa menyesuaikan diri dengan fluktuasi harga. Sementara itu, pemerintah dan dinas terkait diharapkan dapat memberikan solusi agar harga tetap stabil tanpa merugikan pedagang maupun pembeli.
(Reporter : Muslim)

You might also like