Sibolga Kompasnews.co.id, — Penyaluran bantuan kelapa kepada pedagang di kawasan Kanopi dinilai tidak tepat sasaran. Seorang pedagang lemah yang seharusnya menerima bantuan justru tidak mendapatkan jatahnya.
Kejadian ini terjadi pada tanggal 4 Juni 2025 saat proses penempatan kelapa dilakukan. Salah seorang pedagang yang seharusnya berhak menerima bantuan mengaku kecewa karena tidak kebagian, padahal kondisi ekonominya cukup memprihatinkan.
Menurut keterangan warga, penempatan lapak tidak sesuai dengan prosedur yang sebelumnya telah dijanjikan oleh pihak yang membangun program bantuan tersebut. Menjadi lokasi pertama dalam distribusi yang menuai sorotan karena ketidaksesuaian aturan yang berlaku.
Warga menilai bahwa pihak pelaksana tidak melakukan pendataan dengan baik, sehingga bantuan tidak sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Kami sudah dijanjikan sejak awal bahwa semua pedagang kecil akan dibantu. Tapi kenyataannya, saya tidak dapat. Padahal saya termasuk yang paling lemah,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai mengapa pendistribusian tidak sesuai janji awal, serta bagaimana mekanisme penyaluran bantuan tersebut dilakukan.
(M.S)













