Safari Ramadan Khusus Wabup Risnawanto Kunjungi Jemaah Suluk Masjid Maulana Siddiq Padang Durian Hijau

Daerah
Dilihat 615

Pasbar, kompasnews co.id

Safari Ramadan Khusus Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto, pada Senin (25/3) malam mengunjungi Jemaah Suluk di Masjid Nagari Padang Durian Hijau, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Pada kesempatan itu, Wabup Pasbar memberikan bantuan hibah sebesar Rp 15 juta untuk membantu pembangunan masjid.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Risnawanto mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pengurus Masjid Maulana Siddiq, Muhammad Nur Siddiq yang menyebutkan bahwa semenjak 2004 hingga 2024 baru kali ini masjid dan jemaah suluk tersebut dikunjungi oleh pemimpin Pasbar.

“Tentunya apa yang disampaikan oleh Pengurus Masjid tadi kami jawab, bukan kami tidak memperhatikan seluruh masjid di Kabupaten Pasaman Barat ini. Namun, karena ribuan jumlahnya masjid ini, sehingga tidak semuanya bisa dikunjungi. Safari Ramadan juga tidak banyak yang bisa kami kunjungi. Alhamdulillah, sekarang kami bisa datang mengunjungi bapak dan ibu semua. Melalui safari khusus yang diberikan kepada bupati dan wakil bupati inilah, maka masjid Maulana Siddiq akhirnya bisa dikunjungi, ” jelasnya.

Ia berharap kunjungan yang dilakukan malam itu bisa menjalin silaturahmi dengan jemaah suluk dan bantuan yang diberikan bisa membantu masjid.

“Anak Buya Kulifah Shaleh yakni Maulana dan Siddiq Alhamdulillah meneruskan ilmu Buya. Maka kami Pemda Pasbar mengucapkan terima kasih karena telah menyemarakkan syiar agama Islam di Kabupaten Pasaman Barat,” katanya.

Ia juga mengatakan jika ada pegawai Pemda Pasbar yang ingin melakukan ibadah suluk. Maka cuti selama suluk juga akan diberikan.

“Jika ada pegawai Pemda Pasbar yang ingin suluk kami akan berikan cuti selama 40 hari kalau perlu di tambah 5 hari lagi. Jangan menunggu tua dulu baru bersuluk atau menuntut ilmu. Terlebih di bulan suci Ramadan ini. Karena di bulan ini amal ibadah kita dilipatgandakan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Maulana Siddiq, Muhammad Nur Siddiq mengucapkan terima kasih kepada tim Safari Ramadan.

“Alhamdulillah hari ini kami senang. Mulai kami di sini bersuluk dari tahun 2004 sampai tahun 2024 baru kali ini dikunjungi oleh pemerintah daerah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut hadir kepala OPD di lingkup Pemkab Pasbar mendampingi dalam tim dan Ketua GOW Ny. Fitri Risnawanto.

You might also like

‎Ketua Umum AKPERSI Mendesak Presiden Prabowo Subianto Reshuffle Menkomdigi‎‎JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.ILJ., C.F.L.E, mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk segera melakukan perombakan kabinet (reshuffle), khususnya mencopot Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.‎‎Desakan tersebut disampaikan menyusul maraknya praktik judi online yang dinilai semakin meresahkan masyarakat dan merusak generasi bangsa, meskipun pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital mengklaim telah memblokir ribuan situs judi daring.‎‎Menurut Rino, klaim pemberantasan judi online tersebut tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Ia menilai promosi judi online masih dengan mudah ditemukan di berbagai platform digital, termasuk media sosial, bahkan kerap muncul di portal-portal berita.‎‎“Dikatakan ribuan situs judi online sudah diblokir, tetapi faktanya promosi judi online masih merajalela di berbagai platform digital. Ini menunjukkan bahwa kinerja pemberantasan judi online belum maksimal. Saya menilai Menkomdigi sudah selayaknya di-reshuffle karena tidak mampu bekerja secara efektif,” tegas Rino.‎‎Rino menambahkan, Presiden Prabowo Subianto perlu menunjuk sosok menteri yang memiliki kapasitas dan kompetensi kuat di bidang teknologi informasi, agar mampu mengatasi kejahatan digital secara serius dan sistematis.‎‎Dinilai Abaikan Organisasi Pers‎‎Selain persoalan judi online, AKPERSI juga menyoroti buruknya komunikasi Menkomdigi dengan organisasi pers. Rino menilai adanya kesan tebang pilih dan diskriminasi terhadap organisasi pers, padahal insan pers merupakan corong utama penyampaian informasi pemerintah hingga ke akar rumput.‎‎Rino mengungkapkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat AKPERSI telah dua kali melayangkan surat audiensi kepada Menkomdigi untuk berdiskusi terkait masa depan media dan kontribusi pers terhadap pemerintah. Namun, surat tersebut tidak mendapat respons.‎‎Bahkan, AKPERSI telah mengirimkan surat melalui Wakil Presiden Republik Indonesia agar Menkomdigi atau perwakilannya berkenan hadir dan memberikan arahan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AKPERSI yang dihadiri perwakilan 33 DPD dan 100 DPC se-Indonesia.‎‎“Ironisnya, surat dari Wakil Presiden dengan Nomor: B-36/KSN/SWP/HM.05/11/2025 yang meminta Menkomdigi menerima audiensi AKPERSI dan memberikan dukungan pun tidak diindahkan. Jika arahan Wakil Presiden saja tidak dijalankan, bagaimana perintah Presiden dapat dilaksanakan?” ujar Rino.‎‎Judi Online Telah Menelan Korban‎‎Rino menegaskan, kegagalan komunikasi dan lemahnya penanganan judi online berdampak serius bagi masyarakat. Ia menyebut telah banyak korban yang mengalami depresi hingga kehilangan nyawa akibat jeratan judi online.‎‎Sebagai penguat, ia merujuk pada data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencatat nilai transaksi judi online sepanjang tahun 2025 mencapai Rp155 triliun. Angka tersebut dinilai sebagai bukti bahwa jaringan kejahatan digital masih beroperasi secara masif dan terorganisir.‎‎Reshuffle sebagai Langkah Penyelamatan Ruang Digital AKPERSI menegaskan bahwa tuntutan reshuffle ini bukan bentuk intervensi politik, melainkan langkah penyelamatan ruang digital nasional dari kerusakan yang lebih parah. Selain itu, reshuffle dinilai penting untuk membangun kembali harmonisasi komunikasi antara pemerintah dan insan pers, tanpa diskriminasi.‎‎“Insan pers adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jika komunikasinya tidak berjalan baik, maka kebijakan pemerintah pun tidak akan sampai secara utuh ke publik,” kata Rino.‎‎Ia berharap Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah konkret dan tegas demi menyelamatkan Ruang Digital Nasional serta melindungi generasi bangsa dari bahaya judi online.‎‎Rilis DPP AKPERSI‎