Disdagperin Sebut Empat Faktor Penyebab Kelangkaan GAS LPG

Daerah
Dilihat 627

Jateng – Di tengah kepungan banjir dan hujan yang turun setiap hari, masyarakat di Kabupaten Pati dipusingkan dengan kelangkaan gas subsidi 3kg. Jikapun ada, harganya pun mahal jauh di atas harga normal.

Metha (32), salah satu ibu rumah tangga mengeluhkan kondisi saat ini. Dirinya mengaku sudah hampir satu minggu ini kesulitan mendapatkan gas LPG subsidi kemasan 3kg.

Apalagi di bulan ramadhan seperti saat ini, kebutuhan gas sangat dibutuhkan olehnya selaku ibu rumah tangga untuk memasak menyiapkan hidangan santap sahur dan berbuka puasa.

“Kalau ada pun harganya mahal, cari di toko juga sulit. Harapannya ya pemerintah bisa menjamin stok, karena di bulan puasa ini kami ibu rumah tangga sangat membutuhkan gas mengingat bulan puasa para ibu- ibu biasanya memasak dua kali kami memasak, untuk pertama kali pada sore hari memasak persiapan untuk berbuka puasa, sedang kan pada malam hari mempersiapkan masakan untuk Saur jadi ya memang agak boros untuk Gasnya ,” keluhnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) kabupaten Pati Jawa Tengah, Hadi Santoso mengungkapkan, ada empat faktor yang menjadi penyebab dari kelangkaan gas subsidi 3kg.

Hadi menilai, tingginya konsumsi masyarakat selama bulan ramadhan adalah pemicu utama dari kelangkaan ini. Akibatnya, stok di pasaran cepat habis dan terjadi kelangkaan.

“Konsumsi meningkat, sehingga LPG langka. Apalagi di bulan Ramadhan banyak masyarakat yang menggunakan gas untuk memasak,” ungkapnya.

Disamping itu, Hadi menduga banyak masyarakat yang semula menggunakan gas non subsidi berganti ke gas subsidi. Meskipun sangat menyayangkan hal ini, pihaknya sulit untuk melakukan pengawasan.

Ditambah keterlambatan pengiriman dari pusat akibat banjir yang terjadi di Pantura Timur, Jawa Tengah itu juga merupakan faktor penyebab pengiriman jadi tersendat . Disisi lain, banyaknya hari libur dalam dua bulan terakhir juga disinyalir oleh Hadi menjadi penyebab dari kelangkaan ini.

“Jadi dari agen itu biasanya hari libur nasional ikut libur, sehingga tidak ada droping dari agen. Bahkan kami medatangkan pasokan gas LPG dari Gresik untuk menambah kuota agar jangan sampai mengalami kelangkaan, namun mengingat cuaca banjir yang menjadi penghambat, pengiriman menjadi terlambat,” tandasnya. ( is )

You might also like