Kompasnews.co.Id I P.Brandan
Rekaman pembicaraan warga yang mengarah terhadap pelaku Eksekutor dan Aktor Intlektualnya korban salah satu yang sedang investigasi peredaran narkoba sabu-sabu yang kian marak di wilayah hukum Polres Langkat Mapolsek Pangkalan Brandan.
Namun, untuk menyelidiki terkait ungkap kasus Bom Molotov yang kini ditangani Polres Langkat Polsek Pangkalan Brandan,masih belum ada titik terangnya dan kasusnya tidak terungkap alias jalan ditempat.
Terpisah, Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan SH.MH saat ditemui diruang kerjanya kala itu.

Menurutnya, sampai saat ini kasusnya belum dapat di ungkap dan pelaku Bom Molotov belum bisa ditangkap karena keterbatasan atau minimnya saksi dalam mengungkap Bom Molotov di rumah Joko Purnomo, Wartawan KompasNews.Co.Id.
“Karena kejadian tersebut pada dini hari pukul 01.45 WIB, sehingga minimnya saksi serta tidak adanya rekaman Closed Circuit Television (CCTV) saat kejadian di tempat kejadian perkara (TKP). Tetapi itu bukan alasan kendala kami untuk membuat terang suatu kasus yang sedang kita tangani,” kata Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan SH.MH kepada KompasNews,.Co.Id.
Adapun bukti-bukti sudah dikumpulkan seperti saksi warga merupakan tetangga korban dan korban dan keluarganya untuk dimintai keterangan pada saat di TKP dan bukti Rekaman Pembicaraan warga yang mengarah ke pelaku eksekutor dan aktor intlektualnya.
“Terkait rekaman suara warga bahwa pelaku eksekutor dan aktor intlektualnya sudah disebutkan identitas para pelakunya. Namun sampai saat ini pihak kepolisian Polres Langkat Polsek Pangkalan Brandan tidak menanggapi temuan dan rekaman pembicaraan warga tersebut,” kata Joko Purnomo kepada KompasNews.Co.Id, padahal itu bisa jadi bukti untuk perkembangan kasus pelemparan Bom Molotov di kediaman wartawnan KompasNews.Co.Id Joko Purnomo, Jum’at 11 April 2025 sekira pukul 01.45 WIB dinihari.
Terkesan kasus atau mu kejadian ini sengaja di bungkamkan oleh pihak kepolisian, disinyalir para pelaku mendapat perlindungan extra sehingga kasus ini tidak ada kepastian hukum dan pelaku tidak kunjung ditangkap.
Peran para pelaku menggunakan teror Bom Molotov di balik kesederhanaannya, senjata rakitan ini punya daya rusak yang tidak main-main, terutama dalam jarak dekat.
Karena mudah dibuat dan bahannya relatif gampang didapat, senjata ini kerap digunakan sebagai alternatif saat akses terhadap persenjataan modern terbatas.
Meski terlihat primitif, efeknya bisa sangat menghancurkan jika digunakan dengan tepat.
Itulah mengapa bom Molotov tetap menjadi “alat tempur” yang ditakuti dalam berbagai konflik jalanan maupun peperangan skala kecil. (jok)













