Lhokseumawe Kompasnews.co.id – Suasana penuh suka cita dan kekhidmatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang digelar oleh Balai Pengajian Al Mukmin di Gampong Tumpok Teungah, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Minggu, (19/10/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah dan penuh makna keagamaan, diikuti oleh para santri, wali murid, tokoh masyarakat, serta para ustaz dan ustazah pengajar di balai tersebut.
Ketua panitia pelaksana, Ustaz Yusnadi yang juga merupakan guru pengajian senior di Balai Al Mukmin, menyampaikan rasa syukur dan haru atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa momen Maulid Nabi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kesempatan untuk memperkuat cinta kepada Rasulullah dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak, terutama para guru, santri, dan masyarakat sekitar. Semoga melalui peringatan Maulid ini, kita semakin meneladani akhlak Rasulullah dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar Ustaz Yusnadi.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat, ceramah agama, yang disampaikan oleh Tgk Taufiq Husni, dari Geudong Pase, serta penampilan qiraah dari para santri.
Ustadzah Husna, salah satu pengajar yang dikenal sabar dan tekun, turut berperan penting dalam membina anak-anak didik di balai pengajian tersebut. Ia bersama rekan-rekan sesama guru saling membantu dalam kegiatan belajar-mengajar. Bila salah satu berhalangan hadir, guru lain dengan sigap menggantikannya agar proses pendidikan tetap berjalan dengan baik.
Selain itu, para santri Balai Al Mukmin juga dikenal memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lagu qiraah yang indah. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari para ustaz yang berpengalaman, termasuk dalam pembelajaran ilmu tajwid, seperti cara membaca panjang-pendek, makhraj huruf, dan irama bacaan. Salah satu santri, Akbar, menyampaikan bahwa ia merasa sangat terbantu dengan metode pengajaran yang diterapkan oleh para guru di balai tersebut.
“Kami belajar bukan hanya membaca, tapi juga memahami tajwid dan keindahan qiraah. Guru-guru di sini benar-benar sabar dan mengajarkan kami dengan sungguh-sungguh,” ujar Akbar. dengan penuh semangat.
Peringatan Maulid Nabi di Balai Pengajian Al Mukmin menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan dedikasi para pendidik dalam membina generasi Qurani.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, acara tersebut menegaskan pentingnya pendidikan agama yang berlandaskan kesabaran, keikhlasan, dan keteladanan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta jamuan sederhana yang disiapkan oleh para wali murid dan masyarakat setempat, sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran acara. (Muslim)













