Acara Tradisi Sejak Turun Temurun Desa Sugihan Menyelenggarakan Acara Sedekah Bumi

Daerah
Dilihat 159

Jateng – Kepala Desa Sugihan, Suwarno menggelar tradisi bersih desa istilah jawa “Sedekah bumi ”yang diselenggarakan pada hari Sabtu 17 Juni sampai hari Minggu 18 Juni 2023. Untuk acara bersih desa diselenggarakan di desa Sugihan kecamatan Winong, kabupaten Pati Jawa Tengah, rangkaian acara Sedekah Bumi itu sendiri sudah dimulai sejak hari Sabtu, ada pertandingan Sepak bola Tim Tong Bajil melawan Kesebelasan Waria, dalam pertandingan kesebelasan tersebut dimenangkan oleh Kesebelasan Waria dengan Scor 5 , 2 .

Pada hari Minggu Siang dilanjutkan pagelaran Wayang Kulit di punden “Nyai Ageng Tari ” dilanjutkan pada Minggu malam Puncak acara hiburan rakyat, seni ketoprak ” Wahyu Budoyo” .

Lanjut Kepala desa Sugihan, Suwarno ” dalam acara Bersih desa istilah Jawa ” Sedekah Bumi ” yang berada di desa Sugihan kecamatan Winong ini, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersatu dan guyub rukun untuk saling menjaga tali silaturahmi kepada sesama, demi kemajuan desa tercinta ini.

Mari ciptakan kondusifitas, keamanan dan ketertiban di lingkungan tetap terjaga dan semoga desa tercinta ini semakin maju serta warganya tetep rukun dan kompak.

Rangkain kegiatan Bersih Desa ini ada bermacam macam kegiatan, pada hari Sabtu 17 Juni 23 antara lain, pertandingan kesebelasan Waria melawan Tim Tong Bajil, dilanjutkan hari Minggu Siang Pagelaran Seni Wayang Kulit dan malamnya Pagelaran hiburan rakyat yaitu Seni Ketoprak ” Wahyu Budoyo “.

Tradisi sedekah bumi dilakukan sudah turun temurun secara tradisional yang masih dianut sampai sekarang dan merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rejeki selama satu tahun pertama pasca panen raya, dan ini juga merupakan bentuk budaya yang harus dilestarikan sampai ke anak cucu.
Hal ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi dan kebanggaan terhadap desa, khususnya warga desa Sugihan semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta dijauhkan dari segala musibah,”tuturnya ( is )

You might also like