Bantuan MCK untuk Mesjid di Wilayah Kenagaria Cubadak Barat Jorong Purnama Silalang tidak Bisa digunakan Masyarakat

Daerah
Dilihat 122

Kompasnews.co.id Pasaman
Pada tanggal 06-05-2023 LSM P2 NAPAS mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa adanya bantuan MCK dari salah seorang anggota DPRD PROVINSI DARI PARTAI GERINDRA.

Dalam pernyataan masyarakat termasuk perangkat nagari jorong setempat memaparkan pada LSM P2NAPAS mengatakan bahwa itu benar adanya.

Bantuan tersebut berasal dari salah seorang anggota DPRD PROVINSI DARI PARTAI GERINDRA pembuatan MCK untuk mesjid di silalang yang dulu masih bergabung dengan kenagarian simpang Tonang.

Menurut paparan warga termasuk jorong setempat proyek ini sudah lama di siap di kerjakan tapi sampai saat ini belum juga di gunakan masyarakat atau dimanfaatkan
Hal itupun tim P2NAPAS bagian investigasi memeriksa ke lokasi tempat pendirian MCK tersebut.

Apa yang di sampaikan masyarakat itu memang adanya tempat MCK yang modal berkisar Rp 136.800.000 sudah tuntas dikerjakan tapi sampai saat ini belum di gunakan masyarakat karna di lokasi MCK tersebut tidak ada dap air atau air tidak ada masuk, karna air tidak masuk di lokasi MCK tersebut masyarakat enggan mempergunakannya.

Menurut jorong inisial (E) TIDAK MUNGKIN MEMBUAT MCK TIDAK ADA AIR.kalau tidak air bagai mana warga akan mempergunakan fasilitas umum tersebut.

Setelah kami dari insan MEDIA kompasnews co.id dan LSM P2NAPAS menginvestigasi kejadian di lapangan, kami melanjutkan mengkonfirmasi pada salah satu pemborong /pelaksana pembuatan MCK tersebut.

Waktu kami konfirmasi masalah MCK tersebut pelaksana/ pemborong yang berinisial (A) mengatakan pada kami bahwa kerjaan tersebut MINUS ALIAS RUGI,dan dalam rancangan pembangunan (RAB) disana tidak ada anggaran pembelian mesin air atau DAP air, kami selaku pelaksana apa yang ada di RAB itu yang kami lakukan menurut beliau.

Seusai dari konfirmasi Masi sampai berita ini dirilis belum ada juga perbaikan tempat MCK tersebut.dan karna MCK tak digunakan sudah menjadi sarang kelelawar di dalamnya dan bangunan sudah retak retak tak terawat.

Jadi kalau di biarkan siapa yang bertanggung jawab atas segala ini .untuk rumah ibadah aja mau melakukan ini apa lagi tidak rumah ibadah mungkin lebih parah lagi, kami dari LSM P2NAPAS mengharapkan kepada yang kini bersangkutan untuk menuntaskan masalah ini supaya apa yang di berikan pemerintah pada masyarakat dapat digunakan pada mestinya ujarnya.( koperwil SUMBAR TANJUNG)

You might also like