Kompasnews.co.id Pasaman,Sebelum menjabat sebagai Bupati Pasaman, Sabar sudah melalui perjalanan karier yang cukup panjang. Dia pun kerap bersinggungan dengan berbagai tokoh inspiratif yang memberikan pelajaran berharga dalam mengelola pemerintahan.
Dari sederet nama, yang menjadi contoh kepemimpinan kuat ialah Benny Utama, Bupati Pasaman terdahulu. Menurut Sabar, Benny memiliki pengalaman yang lengkap, baik di ranah yudikatif, legislatif, maupun eksekutif. Rekam jejaknya dimulai dari posisi jaksa, anggota DPRD, kemudian bupati.
“Lengkap pengalaman beliau (Benny Utama). Mulai dari yudikatif, legislatif, hingga eksekutif. Beliau adalah pemimpin paripurna yang memberikan banyak pelajaran. Dia juga mentor yang baik,” jelas Sabar.
Sabar tidak hanya mendapat pelajaran berharga dari Benny saat bekerja, namun juga ketika bersantai dengan secangkir kopi atau kegiatan jalan santai. Momen tersebut mereka manfaatkan untuk berdiskusi berbagai isu terkini. Hubungan Sabar dan Benny pun terbilang cukup dekat.
“Kami memiliki panggilan tersendiri. Saya panggil Pak Benny dengan sebutan ‘uda’, sementara beliau memanggil saya ‘dinda’,” tutur pria kelahiran 1 Mei 1976.
Saling memahami karakter dan gagasan, membuat Benny mempercayakan jabatan Bupati Pasaman ke Sabar. Diketahui, Benny mundur dari jabatannya karena ingin maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024.
Menghadapi pesta demokrasi yang diwarnai persaingan sengit, Sabar berupaya menunjukkan sikap bijak, khususnya jelang pemilihan presiden dan wakil presiden. Dia menekankan pentingnya proses demokrasi yang adil dan transparan, serta mengajak masyarakat untuk memakai hak pilihnya.
Sabar pun menilai ketiga pasangan kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurutnya, calon pemilih harus menilai dari rekam jejak kandidat, hingga kebijakan yang diusulkan. Adapun tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dia berharap Pemilu 2024 dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas, sehingga kebijakan yang diciptakan lebih tepat sasaran. Tak lupa, dia berpesan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Pasaman, untuk menghargai proses politik untuk mewujudkan keberhasilan pesta demokrasi.(Kabiro Pasaman)
Bupati Pasaman Petik Pelajaran dari Pendahulu
Dilihat 262












