Dump Truk Rekanan Bebas Melintas Di Atas Jalur Pipa Minyak Pertamina Dan Sangat Berbahaya Bagi Masyarakat.

Daerah
Dilihat 349

Kompasnews.co.Id P.Susu
Dump truk berbobot puluhan ton bebas melintasi jalur pipa minyak bawah tanah milik Pertamina EP Pangkalansusu di kawasan persimpangan PLTU, Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalansusu.

Pantauan KompasNews.Co Id di lapangan, Rabu (16/7/2025), sejumlah dump truk berbobot berat meski tanpa muatan muatan masuk ke areal parkir dengan melintasi bentangan jalur pipa minyak mentah bawah tanah.

Sangat miris, pihak Pertamina sendiri sampai sejauh belum ada terlihat membuat larangan yang tegas, padahal lintasan angkutan berat ini berpotensi menimbulkan risiko tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan, terutama apabila terjadi kebocoran pada pipa minyak sehingga membahayakan permukiman padat penduduk di lintasan daump truk angkutan berat tersebut.

Padahal, untuk kepentingan keselamatan kerja pada pipa penyalur minyak dan gas, termasuk pengawasan jalur instalasi pipa penyalur, ada beberapa aspek yang diatur dalam Kepmen Pertambangan dan Energi No: 300K/1997 dan Permen ESDM No: 32 Tahun 2021.

Tidak hanya di Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu tapi dump truk bermuatan tanah uruk juga melintasi jalur pipa Pertamina di Dusun I, Desa Alur Cempedak. Armada angkutan tanah uruk ini menyebab Infrastruktur jalan rusak karna melebihi tonase.

Keandalan Pasokan
Beberapa warga yang ditemui mengaku khawatir tekanan dump truk yang berbobot berat ini dapat berdampak pada pipa minyak bawah tanah.

Warga meminta ketegasan dari Pertamina agar truk tak seenaknya melintasi jalur pipa karena berpotensi membahayakan rawan bocor akibat beban berat angkutan dumptruk.

Dump truk bermuatan 30 tonase ini digunakan rekanane sebagai fasilitas angkutan tanah uruk (timbunan-red) untuk penimbunan lokasi proyek milik Pertamina EP Pangkalansusu.

Sesuai dengan planning, perusahaan BUMN ini akan melaksanakan eksplorasi minyak di Pulau Panjang.

Sampai berita ini dikirim, Humas Pertamina EP Pangkalansusu, Wahyu, belum dapat untuk dimintai konfirmasinya terkait masalah ini.

Saat dihubungi wartawan melalui panggilan WhatsApp, tidak mengangkat HP selularnya. (jok)

You might also like