Halsel_Kompasnews-Ada saat ketika ruang-ruang formal tak lagi cukup menampung kegelisahan anak Gane. Ketika gedung-gedung parlemen kehilangan daya dengar terhadap jeritan rakyat kecil Gane, maka bersuara menjadi alternatif. Bukan karena kita mencintai keributan, tapi karena diam terlalu lama berarti menyetujui ketidakadilan di kabupaten Halmahera Selatan (HALSEL)
Mengukap kabupaten HALSEL harus dibuat secara konsisten, sebagai ruang demokrasi alternatif tempat intelektualitas dan nurani bersuara. Di sana, setiap langkah kaki adalah pernyataan, setiap teriakan adalah undang-undang moral yang menuntut keadilan.
Suda saatnya masyarakat Gane berteriak soal DOB Gane raya, karena secara administrasi dan SDM Gane raya layak untuk menjadi kabupaten Gane raya/(DOB) Untuk mengurus wilayah administrasinya sendiri dan terlepas dari kabupaten induk (HALSEL).
Kami masyarakat Gane berharap kepada para perwakilan rakyat yang berada di parlemen nasional pemprov dan kabupaten kota, untuk mengawal suara masyarakat Gane untuk DOB,
secara geografis kabupaten Halmahera Selatan seharusnya ibu kota kabupaten pada saat itu menduduki wilayah Halmahera, bukan wilayah kepulauan bacan.
Kini sudah saatnya masyarakat Gane ambil pulang kabupaten Halmahera Selatan Untuk wilayah Halmahera dan kami juga berharap kepada Bupati Halmahera Selatan untuk merespon hal ini sebab wilayah administrasi Halmahera Selatan terlalu luas olehnya kami berharap dengan hadir 10 DOB yg di dorong oleh senator Maluku Utara perlu kiranya bupati (Bassam Kasuba untuk merespon hal ini agar tidak menguras Anggara APBD.
Halhamahera Selatan yang membawahi Kepulauan Obi dan daratan Halmahera ini terlalu luas sehingga kami sebagai masyarakat Gane menilai tidak terlalu efektif ketika pengelolaan APBD karena tidak merata.
Begitu juga dengan pembangunan, kepaluan bacan yang sekarang menjadi ibu kota kabupaten Halmahera Selatan yang menjadi sasaran utama untuk pembangunan, sementara itu penyuplai PAD bukan dari Kepulauan bacan tetapi dari Kepulauan Obi dan daratan Halmahera, tetapi pembagunan dan peningkatan ekonomi terhadap Kepulauan Obi dan halmahera tidak tersentuh terhadap masyarakat sama sekali olehnya itu suda saat Gane raya berteriak untuk DOB begtu juga dengan Obi, Agar bacan dialihkan menjadi kota madya
(Fahas)













