Kompasnews
Pontianak,Kalbar -Herry Lazuardi, Ketua DPD LSM KOMPOR INDONESIA Provinsi Kalimantan Barat, mengapresiasi langkah tegas dan berani Krisantus Kurniawan menolak program Transmigrasi di Kalimantan Barat.
Sebagai tokoh yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat, Herry Lazuardi memiliki rekam jejak yang baik dalam menyoroti masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Kalimantan Barat.Hal tersebut disampaikannya kepada media Kompasnews pada Senin 21 Juli 2025.
Krisantus Kurniawan sendiri baru dilantik sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Barat pada 20 Februari 2025, bersama dengan Gubernur Ria Norsan, oleh Presiden RI di Istana Kepresidenan. Dengan penolakan transmigrasi ini, Krisantus Kurniawan menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat adat Dayak dan masyarakat pedalaman di Kalimantan Barat.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan melestarikan budaya serta tradisi mereka. Herry Lazuardi berharap bahwa keputusan ini dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain untuk lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat lokal.
Krisantus Kurniawan memiliki latar belakang yang kuat dalam memperjuangkan isu-isu masyarakat pedalaman dan hak-hak adat. Sebelum menjadi wakil gubernur, ia menjabat sebagai anggota DPR-RI dan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, serta ketua DPRD Kabupaten Sanggau.
Pengalamannya dalam berbagai posisi ini membantunya memahami kebutuhan masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka. Dengan demikian, keputusan untuk menolak transmigrasi ini dapat dianggap sebagai langkah yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.
Dalam beberapa bulan terakhir, Krisantus Kurniawan telah menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Barat. Dengan penolakan transmigrasi ini, ia berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan melestarikan budaya serta tradisi mereka.( Tim )













