Kasrem 152/Baabullah Ikuti Dialog di RRI Ternate: “Berjiwa Besar dan Rela Berkorban untuk Kepentingan Sesama”

Daerah
Dilihat 868

Ternate – Kepala Staf Korem (Kasrem) 152/Baabullah, Kolonel Inf Budi Kurniawan, S.I.P., M.M., melaksanakan dialog interaktif di RRI Ternate, Kamis (21/08/2025). Dialog ini mengusung tema “Berjiwa Besar dan Rela Berkorban untuk Kepentingan Sesama”, yang dipandu langsung oleh host RRI Ternate, Ibu Maesara.

Seyogyanya, Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., yang akan mengisi acara dialog tersebut. Namun karena pada saat bersamaan melaksanakan kegiatan penutupan TMMD di Makian Barat, Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, maka beliau menugaskan Kasrem 152/Baabullah sebagai narasumber dalam acara ini.

Hadir pula sebagai narasumber lainnya yakni Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, Bapak Muliadi Tutupoho, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Bapak Rinto Thaib.

Dalam penyampaiannya, Kasrem 152/Baabullah menegaskan bahwa TNI adalah bagian dari rakyat, karena TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam membela kepentingan bangsa dan negara. Hal inilah yang menjadi jati diri TNI sepanjang sejarah pengabdian.

“Berjiwa besar berarti siap menerima setiap tantangan, cobaan bahkan kekalahan tanpa dendam, serta mampu mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Inilah yang sejalan dengan doktrin TNI dalam Sapta Marga, di mana kami adalah patriot Indonesia, pendukung dan pembela ideologi negara, yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah serta senantiasa menjalankan kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab. Dalam Sapta Marga juga ditegaskan bahwa TNI siap sedia berbakti kepada negara dan bangsa,” tegas Kolonel Inf Budi Kurniawan.

Lebih lanjut, Kasrem juga menyampaikan bahwa semangat rela berkorban bukan sekadar semboyan, melainkan tekad yang diwujudkan dalam tindakan nyata. “Rela berkorban berarti siap mengorbankan tenaga, pikiran, waktu, bahkan jiwa raga demi bangsa, negara, dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, para narasumber lain menekankan bahwa nilai pengorbanan dan kebesaran jiwa dapat ditanamkan melalui literasi, budaya, dan pendidikan sejak dini, agar generasi muda Maluku Utara tumbuh dengan karakter yang kuat dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Maluku Utara semakin memahami arti penting berjiwa besar dan rela berkorban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta menjadikan semangat tersebut sebagai kekuatan untuk membangun daerah dan Indonesia yang lebih maju.
Sumber : Pen152
Editor : Rusdi

You might also like