Kompasnews.co.id- Sumatera Utara, Batu Bara- Masyarakat Suka Jaya di hebohkan dengan penemuan salah seorang warga, yang mana, warga tersebut tidak di ketahui identitas diri nya, yang telah ditemukan seorang pria dewasa terkapar dalam keadaan luka parah di tepi jalan Desa Suka Jaya dekat kantor polisi yang tak terpakai (kosong), yang sampai saat ini belum diketahui pasti identitas diri nya, diketemukan malam hari sekira pukul 20.30 wib. Rabu, 06/12/2023.
Pria (korban) tersebut diperkirakan berusia sekisaran berumur kurang lebih 30 s/d 40 tahun, yang belum diketahui secara pasti nama dan alamat tempat tinggal nya, itu mengalami luka-luka pada bahagian kepala dan babak belur di sekitar tubuh terutama di bagian wajah nya.

Korban ditemukan bersama 1 buah becak, korban dan becak ditemukan masyarakat Desa Suka Jaya berjarak sekitar lebih kurang 200 meter, Becak Pembawa Orang (BPO), sementara becak di temukan oleh warga dekat simpang SD negeri 06 Desa Bagan Dalam, warga korban ditemukan tepat di dekat eks Kantor Pos Polsek Labuhan Ruku, yang berada di Desa Suka Jaya pada malam hari.
Korban ditemukan dalam keadaan koma, saat salah seorang dari masyarakat Desa Suka Jaya melaporkan kejadian kepada personil Unit Markas Pos Airud Tanjung Tiram, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Kuala Gunung Batu Bara, oleh personil pos Airud, guna untuk mendapatkan bantuan pengobatan dan pertolongan penyelamatan, korban pun belum juga menyadarkan diri, saat luka luka nya dapat dibersihkan oleh perawat dan juga dokter jaga yang berada di RSUD Kuala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh.
Menurut warga, kuat dugaan sikorban bukan warga berasal dari daerah Batu Bara, melainkan warga luar daerah Batu Bara yang setelah di aniaya OTK, lalu di buang OTK di Desa Suka Jaya.
Saat dari awak media dan personil piket pos Airud memeriksa pada bahagian didalam bak Becak, untuk ditemukan tanda bukti warga sikorban, didalam bak becak ditemukan warga, beberapa helai baju dan dua lembar spanduk salah satu Caleg dari Partai Gerindra Sumatera Utara untuk Dapil V yakni wilayah Batu Bara, Asahan dan Tanjung Balai atas nama Datuk, H. Syaiful Ashar. S.E, M.Ap.
Informasi terus digali oleh salah seorang awak media yang bertepatan berada di lokasi saat ditemukan nya korban, menjelaskan, bahwa identitas korban belum diketahui pasti, serta belum diketahui apa dari motifnya dan modus operandi atas diri korban, yang hanya sebagai petunjuk sementara berupa baju, sepanduk caleg, juga becak penumpang orang, yang sikorban diketahui dalam kondisi kritis telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Batu Bara di Kuala Gunung.
Hingga berita ini terbitkan, media ini belum mendapat kan informasi resmi dari pihak kepolisian setempat terkait penemuan korban dugaan penganiayaan tersebut. (Al 70)













