Perkuat Ketahanan Pangan Nasional LSM P2NAPAS Apresiasi Kinerja Pemda Bengkulu Selatan

Daerah
Dilihat 4

BENGKULU SELATAN | Kompasnews.co.id

LSM P2NAPAS memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang dinilai konsisten dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan atas berbagai langkah strategis yang dilakukan di bawah kepemimpinan Rifai Tajudin, khususnya dalam penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pemanfaatan lahan produktif, serta pengendalian stabilitas pangan di daerah.

Sejumlah program unggulan dijalankan pemerintah daerah, di antaranya sinergi swasembada pangan melalui Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan bersama Polres Bengkulu Selatan dalam meningkatkan produksi padi dan jagung. Kolaborasi ini juga mencakup penggarapan lahan tidur menjadi lahan produktif sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan.

Selain itu, Pemkab Bengkulu Selatan juga meluncurkan program Gerakan Pangan Murah Era Go 2025 guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga.

Dukungan nyata lainnya terlihat dari penyediaan berbagai alsintan seperti combine harvester (kombin), traktor, dan jonder, serta distribusi bantuan bibit padi dan jagung kepada petani. Program ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menekan biaya produksi di tingkat petani.

Dalam keterangannya, Rifai Tajudin menegaskan bahwa seluruh alsintan milik pemerintah daerah terbuka untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Masyarakat yang membutuhkan alat pertanian silakan datang ke Dinas Pertanian. Jangan sampai ada alat yang menganggur, sementara lahan masyarakat tidak bisa digarap karena keterbatasan sarana. Sepanjang alat tersedia, masyarakat boleh menggunakannya,” ujarnya.

Ketua DPW P2NAPAS Provinsi Bengkulu, Iklandiyanto, Amd, menyampaikan bahwa kehadiran alsintan sangat membantu petani, terutama dalam mempercepat proses panen dan mengurangi biaya operasional.

“P2NAPAS mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam menghadirkan berbagai alat pertanian dan bantuan bibit. Dampaknya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penyediaan ratusan alsintan menjadi penguat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Upaya ini dinilai sejalan dengan target pemerintah pusat dalam mencapai swasembada pangan nasional tahun 2026, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Bengkulu Selatan.

Redaksi.

You might also like