Tebingtinggi kompasnews. Masyarakat Kotamadya Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dihebohkan dengan beredarnya video joget erotis saat malam tahun baru di resto kafe Kawan Kofie di Jln Diponegoro, Kel. Rambung, Kec. Tebing Tinggi ,. Acara ini terduga disuguhkan pihak resto menyambut malam pergantian tahun.
Vidio viral di media sosial itu pun menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat.
Dalam video yang beredar, terlihat pemuda dan pemudi asyik berjoget ria diiringi dentuman musik serta dihiasi lampu kelap kelip. Suasananya remang-remang.
Yang menjadi sorotan dan perbincangan masyarakat adalah tarian para pemuda pemudi yang mirip penari erotis layaknya di klub-klub malam, yang biasa menyajikan tarian yang bisa membangkitkan hawa nafsu tersebut.
Parahnya lagi, di video itu juga terlihat anak-anak di bawah umur yang seharusnya tidak layak menonton tarian erotis tersebut. Selain muda mudi, tak ketinggalan sejumlah wanita pria alias Waria juga terlihat asyik berjoget ria cenderung seronok.
Sementara itu Pimpinan Dewan Masjid Indonesia kota Tebing Tinggi mengatakan ada dugaan pelanggaran norma agama dan sosial yang berlaku di masyarakat.
Selain itu dalam keterangan tertulisnya, Dewan Masjid Indonesia kota Tebing Tinggi, mengatakan bahwa tindakan yang tidak sesuai dengan syarat akan membawakan dampak buruk baik secara spiritual dan sosial.
Menanggapi aksi viral joget Erotis menyambut tahun baru tersebut, KETUA LSM PEMBELA KEMERDEKAAN RAKYAT (PAKAR INDONESIA) DEWAN PIMPINAN CABANG TAP-SEL Ali Tohong Siregar menanggapi serius kejadian tersebut, hal telah mencintai budaya kearifan lokal setempat, dan ini bukan budaya orang Sumatera Utara, ddan dalam waktu dekat hal ini akan kami laporkan pada pihak penegak hukum Polda Sumatera Utara katanya.
” Ini tidak mencerminkan budaya setempat, kami akan laporkan kejadian ini pada pihak Polda Sumatera Utara, katanya,(red).













