Ribuan Jemaah Haji Asal Pati Mulai Diberangkatkan

Daerah
Dilihat 366

Jateng – Sebanyak 1.613 jemaah haji asal Kabupaten Pati Jawa Tengah, mulai diberangkatkan Jumat (31/5) pukul 09.45 WIB. Ribuan jemaah haji tersebut terbagi menjadi lima kloter yakni SOC-76, SOC-77, SOC-78, SOC-79 dan SOC-80.

Adapun jemaah haji yang diberangkatkan dari Halaman Kantor Bupati Pati pertama kali yakni kloter 76. Kloter tersebut merupakan gabungan dari Kabupaten Pati sebanyak 225 jemaah dan Kabupaten Jepara sebanyak 78 jemaah.

Untuk jemaah haji dari Kabupaten Pati sendiri berasal dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Juwana, Winong dan Tambakromo.

Di hari yang sama, tepatnya pada pukul 14.30 WIB, akan diberangkatkan juga kloter 77. Kloter tersebut merupakan jemaah haji yang berasal dari IPHI Jakenan, Gembong, Jemaah As-Salam dan Al-Khidmah.

Kemudian kloter 78 berasal dari Jemaah Zam-zam NU, Moh Dahlan dan IPHI Sukolilo. Kloter 79 terdiri dari IPHI Tlogowungu, Gabus, Pucakwangi, Batangan, Jaken dan Jemaah An-Nuur. Kedua kloter tersebut berangkat pada pukul 00.30 dan 10.30 WIB, Sabtu (1/6).

Kloter 80 terdiri dari IPHI Cluwak, Gunungwungkal, Dukuhseti, Tayu, Trangkil, Wedarijaksa, Pati, Margorejo, dan Jemaah Permata, berangkat pada pukul 00.30 WIB, Minggu (2/6).

“Untuk kloter 76 terdiri dari 6 bus, kloter 77 ada 9 bus, kloter 78 terdiri dari 9 bus, kloter 79 terdiri dari 9 bus dan kloter 80 juga 9 bus,” ujar Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu.

Sebelum diberangkatkan, ribuan jemaah haji asal Pati itu sudah dipersiapkan. Mulai dari dokumen, fisik dan lain sebagainya.

“Dari kementrian agama susah mempersiapkan diantaranya untuk dokumennya sudah semua. Kemudian untuk manasik pun sudah oke. Jadi di KUA juga sudah,” imbuhnya.

Syaikhu berharap, para jemaah haji asal Pati meningkatkan kesehatannya dengan beristirahat yang cukup ketika ada waktu senggang.

“Yang kami himbau untuk jemaah yang pertama, jelas kita jaga kesehatannya. Karena memang jemaah haji itu 70 persen adalah fisik. Maka betul-betul harus dipersiapkan,” harapnya.

Sementara itu, jemaah haji asal Desa Tambaharjo kecamatan Tambakromo, Suparjo (74) saat di temui awak media ini merasa bersyukur atas keberangkatannya menuju tanah suci hari ini. Untuk berangkat haji, yang diantar Anak saya bernama Teguh, bersama menantu Nunung serta rombongan saudara perempuan dan laki laki. Untuk besik saya merupakan seorang petani itu harus menunggu belasan tahun.

“Alhamdulillah, setelah menunggu sekitar 14 tahun akhirnya hari ini saya bisa berangkat mudah mudahan nantinya kalau saya nyampek di Mekah Madinah diberikan kelancaran serta kesehatan ,” imbuh Suparjo. ( is )

You might also like