Kompasnews
Babang, Halmahera selatan
Percikan api kembali terlihat keluar dari travo milik PLN yang berada tepat di depan Toko Andra Cell, Jalan Pasar Baru, Babang kecamatan Bacan timur. Peristiwa ini disebut warga terjadi secara rutin setiap kali hujan turun, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius akan potensi bahaya bagi masyarakat sekitar.
Menurut keterangan sejumlah warga dan pemilik toko di sekitar lokasi, percikan api tersebut muncul bersamaan dengan derasnya hujan, terutama saat air mulai mengenai bagian travo dan instalasi listrik. Kondisi ini kerap membuat warga panik karena disertai suara letupan kecil dan bau hangus.
“Kalau hujan pasti keluar api. Sudah sering terjadi, bukan baru sekali dua kali,” ujar salah satu warga yang beraktivitas di sekitar Pasar Baru Babang. Warga mengaku khawatir insiden ini dapat memicu kebakaran, mengingat lokasi travo berada di area padat pertokoan dan lalu lintas warga.
Selain membahayakan keselamatan, kejadian tersebut juga berdampak pada aktivitas usaha. Beberapa pedagang mengaku terpaksa menutup sementara toko saat hujan deras karena takut terjadi korsleting atau ledakan yang lebih besar dari travo tersebut.
Hingga kini, warga menilai belum ada penanganan serius dari pihak PLN meskipun kejadian serupa telah berulang kali disaksikan. Warga berharap ada pemeriksaan teknis menyeluruh, termasuk perbaikan atau penggantian travo demi mencegah risiko yang lebih fatal.
Kondisi travo yang memercikkan api saat hujan dinilai bertentangan dengan standar keselamatan kelistrikan. Infrastruktur listrik seharusnya dirancang tahan terhadap cuaca ekstrem, terutama hujan, agar tidak membahayakan masyarakat umum.
Warga Jalan Pasar Baru Babang mendesak PLN segera turun tangan sebelum terjadi insiden yang memakan korban. Mereka berharap pihak terkait tidak menunggu kejadian lebih besar, mengingat tanda-tanda bahaya sudah terlihat jelas dan terjadi berulang kali, saat dihubungi kontak Yudi petugas PLN tidak ada yg respon
Editor : Abubakar, s













