Unjuk Rasa Ribuan MPB di Depan DPRD Kabupaten Pati,Seruan Kawal Pansus Hak Angket Sampai Tuntas Berlangsung Kondusif

Daerah
Dilihat 307

Pati Jawa Tengah Hari Jumat, 19 September 2025 pukul 13.00 WIB hingga selesai, Polresta Pati bersama unsur TNI dan instansi terkait melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang digelar kelompok Masyarakat Pati Bersatu (MPB) di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati.

Aksi ribuan massa dengan sejumlah orator dari MPB maupun kuasa hukum LBH Teratai. Mereka membawa spanduk, poster, hingga kendaraan komando dan menyuarakan aspirasi seputar pemakzulan Bupati Pati serta komitmen mengawal Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati sampai tuntas sesuai harapan masyarakat transparan dan mewujudkan keadilan

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan 1.238 personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polresta Pati, Satbrimob Polda Jateng, personel Polres Kudus, Rembang, dan Jepara, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinkes, serta unsur terkait lainnya bersinergi menjaga situasi dengan harapan masyarakat terciptanya kondusifitas

“Kami pastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ribuan personel sudah kami siapkan di titik-titik strategis,” ujar Kapolresta Pati.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar jum at 19 september siang, tersebut, perwakilan MPB akhirnya diterima oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Pati untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan. Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD dan menghasilkan sejumlah kesimpulan, termasuk rencana tindak lanjut pergantian anggota Pansus Hak Angket. Imbuhnya

Kapolresta menambahkan bahwa Polri bersama TNI selalu bersinergi dan komunikasi yang positif untuk mewujudkan dan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal setiap kegiatan penyampain aaspirasi pendapat dimuka umum sesuai koridor ketentuan hukum yang berlaku di negara tercinta Indonesia dan selalu memperhatikan menggedepankan penyampaian masyarakat pada umumnya. “Kami menjunjung tinggi demokrasi. Setiap warga negara yang baik dan taat hukum berhak menyampaikan pendapat, namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Polresta Pati juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Langkah pengalihan arus lalu lintas dan pengamanan obyek vital turut dilakukan demi menjaga situasi tetap terkendali.

“Syukur alhamdulillah, aksi berlangsung damai atas kerjasama semua pihak ,Massa menyampaikan aspirasi dengan tertib kondusif,aman nyaman terkendali .setelah audensi selesai, keluarga besar masyarakat pati bersatu, mereka semua terus membubarkan diri dengan berjalan tertib dan terkendali pungkas Kapolresta Pati .( wwhyu )

You might also like