Oknum Guru Di Duga Lakukan Penganiayaan di SMP Negri Pinoh Selatan

Daerah
Dilihat 186

Kompasnews

Melawi Kalbar – Kasus penganiayaan oleh oknum guru terjadi di SMP Negeri Pinoh Selatan kabupaten Melawi , Provinsi Kalimantan Barat .

sebuah video yang viral sosok oknum guru yang di duga melakukan penganiayaan berbagai grup WhatsApp masyarakat, dan medsos, kasus ini telah menimbulkan kemarahan dan kekecewaan di kalangan masyarakat.

Kejadian dugaan penganiayaan tersebut di unggah melalui video serta grup WhatsApp sekitar beberapa hari lalu hingga saat ini. Dengan adanya laporan warga masyarakat yang mengirim video penganiayaan seorang murid oleh oknum guru di sekolah SMPN Pinoh Selatan Desa Mangal, yang tidak mencerminkan perikemanusiaan serta seorang pendidik, serta oknum guru tersebut juga mengunakan sebilah pisau dilihat dalam video sampai mau melukai sang murid lengkap dengan tendangan dan sebagainya, dibeberapa redaksi media online pada Sabtu (sekitar pukul 17:00.) Sore.

Redaksi beberapa media , setelah mendapatkan laporan serta kiriman video penganiayaan oknum guru terhadap murid tersebut langsung menghubungi kepala dinas pendidikan Kabupaten Melawi melalu cet WhatsApp , pada Sabtu 8 Febuari 2025 sekitar pukul 19:04 Wib bapak Yusseno ,”Membenar kan atas kejadian tersebut kepada beberapa redaksi media.

Kadis pendidikan kabupaten Melawi Yusseno juga mengatakan bahwa oknum guru tersebut sudah dipanggil dikantor dan saat ini sementara kami setay kan dikantor terang kadis.

Selanjutnya Redaksi juga mempertanyakan kepada bapak Yusseno oknum guru mengajar SMP negeri berapa pak?, namun tidak dijawab…

Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i saat dikonfirmasi melalui Cet WhatsApp pihak polres belum mengetahui hal tersebut , “sampai saat ini belum ada laporan korban dan mungkin di selesaikan secara internal dinas pendidikan,” terangnya.

Seluruh pimpinan redaksi dan awak media minta oknum guru pelaku penganiayaan terhadap muridnya yang tidak mencerminkan perikemanusiaan dan memberikan contoh seorang pendidik. Oknum Guru seperti itu segera di tindak tegas oleh penegak hukum khususnya pihak kepolisian dan setakeholder yang berkompeten baik di Kabupaten Melawi maupun Provinsi Kalimantan Barat apa pun itu sudah tidak bisa di toleransi lagi. Awak media dan seluruh LSM akan terus memantau proses hukum terhadap oknum guru tersebut Agar bisa mempertangung jawabkan atas perbuatannya dan tidak terjadi kembali oleh pelaku pelaku lainnya.

Seluruh pimpinan redaksi media juga berharap para wartawan selaku kontrol sosial dan mitra semua kalangan yang berada di wilayah Kabupaten Melawi berperan aktif membongkar kejadian – kejadian yang tidak bertanggung jawab.Semoga dengan
kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.( Tim ).

Sumber : Laporan Warga Dan Kadis Pendidikan Kabupaten Melawi Yusseno.

You might also like