RS Pratama Desa Bisui: Instalasi Rawat Inap Rusak Tak Terpakai Selama Tiga Tahun, Ini Penjelasannya.!

Daerah
Dilihat 593

HAL-Sel_Kompasnews-Rumah Sakit Pratama Desa Bisui Kec. Gane Timur Tengah Halmahera Selatan, suram terbengkalai begitu saja terutama di gedung Instalasi Rawat Inap selama 3 tahun belakangan. Berjalannya waktu, yang di bangun pada tahun 2021-2022 gedung “IRI” masih terlihat difungsikan sebagai pelayanan kesehatan.

Namun semenjak 2023 sampai sekarang memasuki 2025 ibaratnya seperti “Barang Mati”. Beberapa pihak RS Pratama Desa Bisui saat di jumpai awak media di lokasi pada Kamis, 12 Juni 2025 lalu mengungkapkan kondisi suram tersebut. Senin, (16/6).

“Rumah sakit sudah memasuki tiga tahun belakangan ini tak terpakai khususnya di Gedung Instalasi Rawat Inap, karena ketahanan bangunan terutama di Platfon mengalami kebocoran hampir rata-rata tidak di fungsikan karena takutnya pasien terpeleset jatuh saat hujan membasahi ruangan,” Ucap Pihak RS Pratama Desa Bisui engan disebut namanya.

Padahal kita tahu jelas bahwa secara eksplisit termuat dalam Undang-undang kesehatan No.17 Tahun 2023 yang juga bagian dari spesifikasinya adalah rehabilitasi kembali bangunan yang mengalami kerusakan.

Apakah Ini Kelalaian Pihak RS Pratama Desa Bisui Ataukah Pemerintah Kabupaten Berasama Dinas Kesehatan Terkait ?

Tentu saja tidak menyalahkan sepihak, tapi yang terpenting disini adalah tamparan keras lintas sektor pemerintah kabupaten dan pihak-pihak terkait, karena gedung Instalasi Rawat Inap sudah cukup lama di jadikan sebagai “PROM” atau bangunan yang disimpan begitu saja tanpa ada sentuhan sedikit untuk diperhatikan.

Terpisah, harapan masyarakat Gane pada umumnya agar RS Pratama khususnya di gedung Instalasi Rawat Inap yang berlokasi di Desa Bisui dapat menjadi perhatian serius dari pemerintah Kabupaten beserta Dinas Kesehatan guna proses rehabilitasi kembali dapat difungsikan sebagai mana mestinya.

(Fahas)

You might also like