Bupati Kabupaten Bekasi Pj Dani Ramdan, Diminta Oleh Warga Masyarakat Mundur Dari Jabatannya.

Daerah
Dilihat 202

Kompasnews co.id

Kab-Bekasi Ribuan Masyarakat Kabupaten Bekasi menginginkan Bupati Pj Dani Ramdan turun dari jabatannya, ini di serukan Ham yang tergabung dalam 3 lembaga melakukan aksi demo didepan Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi Kamis, (25/05/2023)

” Aksi demo yang dilakukan oleh Gabungan lembaga yang ada di Kabupaten Bekasi, membikin merinding warga yang mendengar lantangnya suara dari orasi pendemo tersebut.
” Dengan meneriakan yel-yel kinerja Pj Bupati Dani Ramdan selama menjabat Bupati di Kabupaten Bekasi. Pendidikan, Tenagakerja bahkan status korupsi naik menjadi lebih menjamur.

Bupati Dani Ramdan hanya membuat seremonial dan euforia dengan kepentingan pribadi,” ucap Ketua Umum Gabungan Masyarakat Indonesia Riden Bahrudin.

Selanjutnya Riden mengatakan, kepemimpinan Dani Ramdan hanya membuat konflik dan memecah belah masyarakat ditengah suhu politik Kabupaten Bekasi.

Selama kepemimpinan Dani Ramdan masyarakat seperti dikota-kotakan, dan kami dianggap Dani Ramdan ingin memecah belah masyarakat Bekasi sehingga terjadi kekisruhan,” tuturnya.

Lebih parahnya lagi, slogan ‘Bekasi Makin Berani’ hanya omong kosong, nyatanya Dani Ramdan hingga saat ini tidak bisa memperbaiki Kabupaten Bekasi.

Dani Ramdan selama menjabat, ada tiga yang sampai saat ini belum bisa diatasi Pendidikan, tenaga kerja bahkan kasus korupsi meningkat selama dia menjabatan di Kabupaten Bekasi.

Kami meminta kepada Kementrian Dalam Negeri, dalam waktu tiga bulan ini. Untuk segera mencopot Dani Ramdan sebagai Pj Bupati Bekasi mundur dari jabatannya. Apabila tidak terlaksana, kami Gabungan Masyarakat Indonesia bakal melakukan aksi demo besar-besaran,” tutupnya.

Sebagian perwakilan dari Mahasiswa Kabupaten Bekasi, Nugi menilai kegagalan PJ Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan tidak bisa membuat suasana kondusifitas.

” Dani Ramdan Bupati Kabupaten Bekasi tidak bisa membuktikan janjinya, untuk memberikan lowongan pekerjaan yang sempat dia janjikan pada masyarakat kabupaten Bekasi.

Nugi juga mengatakan,” Bupati Dani Ramdan tidak bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrem yang angkanya mencapai kurang lebih empat ribu orang yang masih pengangguran.
Belum lagi banyak gedung sekolah masih banyak yang rusak,” pungkasnya. (KASIM)

You might also like