Babang, Halsel – Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Yakin, Muksin Nen, akhirnya angkat bicara terkait dugaan penyelewengan dana pembangunan masjid yang sempat mencuat dan memicu mediasi antara panitia dan masyarakat.
Dalam rapat bersama masyarakat yang digelar pada Jumat malam (30/5) di Masjid Nurul Yakin, Muksin Nen memberikan klarifikasi secara langsung di hadapan warga. Ia menegaskan bahwa tidak ada penyalahgunaan dana, dan seluruh laporan keuangan akan dibuka secara lengkap dan transparan.
Klarifikasi Terkait pemberitaan sebelumnya, Muksin memang menolak akan proses mediasi damai di polsek Bacan Timur. Namun
Bukan karena saya tidak mau terbuka, tetapi tempatnya yang belum tepat. Di Polsek bukan ruang yang pas untuk membuka rincian keuangan secara menyeluruh karna akan membutuhkan waktu yang lama. Maka dari itu, saya memilih untuk menyampaikannya langsung di depan masyarakat dalam forum rapat terbuka ini,” jelas Muksin Nen usai rapat.

Lebih lanjut ia sampaikan Rasa Syukur pada malam hari ini dengan kegiatan mediasi bersama masyarakat tekait kesalahpahaman dan miskomunikasi berjalan Dengan baik dan seluruh permasalahan terselesaikan dengan aman dan damai.
Dalam rapat tersebut, panitia memaparkan alur dana masuk dan keluar secara terperinci, disaksikan oleh masyarakat dan perwakilan aparat desa. Proses mediasi berjalan lancar dan produktif, meskipun sebelumnya sempat terjadi ketegangan di Polsek Bacan Timur.
“Alhamdulillah mediasi malam ini berlangsung aman dan kondusif bersama masyarakat desa babang dusun dodola yang Sangt antusias dan saling peduli antar sesama,” ujar Serma Irwan, Anggota Kodim 1509 Labuha yang saat itu menjabat sebagai Perwira Piket dan turut hadir dalam rapat tersebut.
Ia juga mengapresiasi sikap warga dan panitia yang akhirnya memilih menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah dan kekeluargaan.
Warga yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan harapan agar proses pembangunan masjid dapat dilanjutkan dengan prinsip transparansi, keterbukaan, dan semangat gotong royong. Masyarakat juga mendorong panitia agar rutin menyampaikan laporan keuangan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
Rapat malam ini menjadi titik awal pemulihan kepercayaan antara panitia dan masyarakat, demi mewujudkan Masjid Nurul Yakin sebagai tempat ibadah yang megah dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Babang.**
(Abubakar)













