Kompasnews.co.id- Sumatera Utara, Batu Bara- Aliansi masyarakat Desa Bagan Baru dan Desa Kapal Merah Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara, meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), untuk mengusut tuntas proyek BKP sebesar Rp 3.7 Milyar, yang dikerjakan oleh CV. Asean Group, di Jl. Bajak II H No.62 C Medan, Medan kota, Sumatera Utara. Sabtu 29/06/2024.
Pasalnya, peningkatan kapasitas jalan pada ruas jalan tersebut, dinilai terjadi kecurangan dan Mark Up anggaran, yang direalisasikan oleh Bantuan Keuangan Provisi BKP Sumatera Utara Desa.
Pantauan aliansi masyarakat setempat, kegiatan yang dilaksanakan oleh Cv Asean Group tidak sesuai Speksifikasi teknis, mulai dari perencanaan dan pengerasan jalan belum matang, sehingga terkesan kegiatan tersebut dipaksakan.

Selain itu, peningkatan kapasitas jalan pada ruas jalan Desa Bagan Baru menuju Desa Kapal Merah, semestinya dikerjakan di tahun anggaran 2023, namun ini di kerjakan pada awal tahun 2024, pada bulan Januari kemarin, ada apakah ini semua ?.
Disamping itu, dari Fraksi PBB juga mempertanyakan nya, “kepada Pj Bupati Batu Bara, apakah benar ada kegiatan (proyek) di Kecamatan Nibung Hangus ?, yang dianggarkan pada APBD Kabupaten Batu Bara TA 2023, tetapi baru diselesaikan pada tahun 2024 ?, dan konon kabarnya telah mengalami kerusakan, sehingga menjadi pemberitaan serius di media masa”.
Ini jawaban Pj Bupati Batu Bara Heri yang diwakili oleh Sekdakab Batu Bara Norma Deli Siregar, atas pandangan F-PBB menyampaikan, terkait kegiatan di Kecamatan Nibung Hangus, akan menjadi perhatian oleh Pemkab Batu Bara, segara ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan perundang – undangan.
Terpisah, dari salah satu Tokoh Pemuda Desa Kapal Merah yang mewakili masyarakat, dan juga caleg terpilih dari Partai Gerindra tahun 2024-2029, menyampaikan, “kepada bapak Presiden Joko Widodo dan bapak presiden Prabowo terpilih yang akan dilantik, agar meninjau ulang terkait proyek 3,7 miliar, peningkatan kapasitas jalan pada ruas jalan aspal tersebut”.
“Kami mengatas namakan Desa Kapal Merah, berterimakasih, terkhusus pada kawan – kawan Pers Media, yang mana, turun ikut untuk memperhatikan dari pembangunan jalan di Desa Kapal Merah, yang mana anggaran nya sebesar Rp 3,7 miliar tersebut, yang diperuntukkan untuk pembangunan jalan aspal (Hotmic)”, ujar nya.
Tambahnya, “jika kita melihat dari proses lelang tender ini TA 2003, proyek ini dibangun (dikerjakan) pada bulan Januari tahun 2024”, tutup tokoh pemuda Desa Kapal Merah. (Al 70)













