Seorang Santri Kehilangan Uang dan Surat Berharga di Pasar Inpres, Lhokseumawe.

Daerah
Dilihat 359

Lhokseumawe Kompasnews.co.id – Seorang santri yang sedang menjalankan tugas mengumpulkan dana untuk pembangunan dayah, di Bilang Jrun, Aceh Utara.

Mengalami nasib naas ketika beristirahat sejenak di Mushola pasar Inpres, Kecamatan Banda Sakti, kota Lhokseumawe.

Dalam insiden tersebut, uang sejumlah Rp 300.000 serta surat berharga miliknya dicuri oleh orang yang tidak dikenal.

Kejadian ini bermula ketika santri tersebut tengah berusaha mengumpulkan dana untuk keperluan dayah. Setelah seharian berkeliling, ia memutuskan untuk beristirahat di mushala pasar Inpres. Saat sedang beristirahat, santri itu tidak menyadari bahwa seseorang mendekati dan mencuri uang beserta surat berharga yang dibawanya, pada minggu (28/72024).

“Santri tersebut memang sedang mencari dana di lingkungan pasar inpres. Ketika dia beristirahat di pasar Inpres, barang-barangnya hilang,” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Uang dan surat berharga yang hilang tersebut sangat berarti bagi santri itu dan dayahnya. Hingga saat ini, pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pencurian tersebut.

Masyarakat di sekitar pasar Inpres diharapkan lebih waspada terhadap tindak kejahatan seperti ini. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi para santri dan orang lain yang sedang beraktivitas di tempat umum untuk selalu menjaga barang-barang mereka dengan lebih baik.

Pihak dayah berharap agar barang-barang yang hilang bisa segera ditemukan dan pelaku pencurian dapat ditangkap secepatnya. Mereka juga mengimbau kepada siapa pun yang memiliki informasi mengenai kejadian ini untuk segera melapor kepada pihak berwajib.

Dengan kejadian ini, dayah juga berencana untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan bagi para santri yang bertugas di luar lingkungan dayah, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Reporter : Muslim.

You might also like