Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan, Sampai Saat Ini Belum terungakap dan para pelaku bebas Berkeliaran

Hukum & Kriminal
Dilihat 475


Kompasnews.co.id I P.Brandan

Para pelaku, baik Eksekutor dan aktor intelektual pembakaran dengan bom molotov di kediaman Wartawan di GG Mushollah Kelurahaan Tangkahan Lagan Barat Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, para pelaku eksekutor maupun Aktor intelektualnya belum ada titik kejelasan disinyalir pihak Mapolres Langkat mapolsek Pangkalan Brandan tak bekerja secara ektra atau jalan ditempat untuk mengungkap kasus ini yang menimpa kediaman wartawan Joko Purnomo (47).

Aksi teror berupa pelemparan bom molotov atas suruhan dari bandar sabu-sabu yang berdomisili di Pangakalan Brandan itu terjadi, Jum’at (11/4/2025) dinihari kemarin.

Dalam penyelidikan dan upaya pengungkapan kasus itu, Kapolsek melalui Kanitreskrim satuan Reserse Kriminal Polsek Pangkalan Brandan belum bisa mengungkap dibalik kejadian tersebut.

Opsnal Polsek p.brandan lakukan olah di TKP

Kapolsek Pangakalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan dan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan Ipda Heri Nalom Ompusunggu
pihaknya belum bisa dapat mengungkap kasus ini disinyalir terkesan kasus ini di endapkan agar tidak dapat diungkap disinyalir dipetieskan.

“Kasus sudah berjalan memasuki Minggu ke empat dan masuk tiga puluh hari (sebulan-red) kasus masi mengambang alias tidak terungkap.

Jendela kaca kamar anak korban terlihat berlobang akibat dilempar botol sirup diisi bahan bakar minyak

Balum ada bukti-bukti titik terang dari pihak penyidikan dan penyelidikan pihak kepolisian setempat baik jejak pelaku pelemparan bom molotov (eksekutor) dan maupun pihak penyuruh (aktor intelektual) meskipun sudah beberapa saksi diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak juru periksa mapolsek Pangkalan Brandan.

Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan SH.MH melalui Kanitres Ipda Heri Nalom Ompusunggu ketika di konfirmasi kru kompas news.co.id melalui telpon genggamnya berkata, belum ada dan apakah bapak ada info terkait kasus tersebut.

Pihak Kanitres Kembali balik bertanya kepada korban perihal kejadian kediamannya dilempar bom molotov terkesan kita selaku korban harus mencaritau informasinya dalam kasus tersebut.

“Belum ada dan masih dalam penyidikan dan penyelidikan dan nanti apa perkembangan akan diberitahu kepada pak joko (korban),” terang mantan Kanit Salapian kepada kompas news.co.id Minggu (11/5/2025) melalui seberang ponsel selularnya.

Lambannya kinerja mapolsek Pangkalan Brandan dalam pengungkapan kasus yang menimpa Joko Purnomo wartawan online terkesan kasus ini seperti di endapkan atau dibekukan agar kasusnya hilang dengan sendirinya.

Kita minta kepada bapak Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agar perintahkan menurunkan unit Pidum dan Jatanras poldasu untuk mengungkap kasus ini.

Kita minta kapada bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui personil poldasu polres Langkat agar turun untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan kasus pelemparan bom molotov yang menimpa kediaman wartawan kompas news.co.id agar para eksekutor dan aktor intelektual terungkap dan di tangkap proses sesuai hukum yang berlaku.

Mirisnya, kasus ini sudah berjalan satu bulan namun belum juga terungkap dan belum ada tindakan nyata para pelakunya terdeteksi oleh pihak polres Langkat mapolsek Pangkalan Brandan.

Pengungkapan kasus ini terbilang lamban dan terkesan tidak ditindaklanjuti oleh pihak penyidikan polres Langkat mapolsek Pangkalan Brandan.
(Lkt-1)

You might also like